Pengumuman

PALAPA RING TENGAH BUKA ISOLASI HINGGA UJUNG UTARA INDONESIA

Palapa Ring Tengah Buka Isolasi hingga Ujung Utara Indonesia

TAHUNA-SULAWESI UTARA, 6 November 2018 – Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Anang Latif meninjau Terminal Station Palapa Ring Paket Tengah di Pananekeng, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Peninjauan ini memastikan tahapan konstruksi penggelaran kabel serat optik Palapa Ring Paket Tengah telah selesai dilakukan. Peninjauan ini dilakukan bersama dengan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Kepulauan Sangihe Irklis Sombonaung, dan Direktur Utama PT. Len Telekomunikasi dan Informasi (PT LTI) R.W. Pantja Gelora.

“Per hari ini capaian kontruksi fisik Palapa Ring Paket Tengah telah mencapai 99%. Jadi kami saat ini sedang melakukan uji kestabilan sistem. Setelah pengujian ini maka baru dapat dilakukan operasional secara komersial kepada para operator,” ujar Anang dalam kunjungannya.

Panjang kabel Palapa Ring Paket Tengah ini mencapai 2.995 Km terdiri dari 1.706 Km jaringan laut, 1.289 Km jaringan darat, dan microwave kecepatan 7Hops. Mencakup 17 kab/kota di Provinsi Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Maluku Utara yang selama ini tidak menjadi target operator komersial. Palapa Ring merupakan salah satu bukti kehadiran pemerintah melalui kebijakan keberpihakan (affirmative policy) ke daerah terdepan yang merupakan beranda nusantara.

“Target Palapa Ring adalah menghubungkan ibukota kabupaten. Kami jamin seluruh kota/kabupaten di Indonesia terhubung dengan serat optik. Namun ada pulau-pulau terluar di Indonesia yang posisinya jauh dari kota kabupaten. Tentunya tetap harus terjangkau dengan internet cepat, kalau menggunakan serat optik tentunya mahal, sehingga kita menggunakan microwave,” imbuh Anang.

Kehadiran Palapa Ring Paket Tengah di Kepulauan Sangihe ini mendapatkan sambutan positif dari pemerintah daerah setempat. Hal ini dibuktikan dengan kemudahan penggelaran kabel melalui percepatan proses perijinan dari Pemda Kabupaten Sangihe.

“Penggelaran kabel Palapa Ring ini tidak terlepas dari bantuan pemda. Tanpa bantuan Pemkab Kep. Sangihe dalam pemberian ijin, kami tidak bisa menggelar kabel,” ujar Direktur Utama PT. LTI dalam hal ini selaku Badan Usaha Pelaksana Palapa Ring Paket Tengah.

Jaringan serat optik Palapa Ring ini dibutuhkan untuk menggelar layanan broadband/internet cepat. Namun Palapa Ring sebagai tol informasi ini baru menghubungkan ibukota kabupaten, dan perlu dukungan sektor industri untuk menggelar layanan internet cepat hingga ke rumah, sekolah, puskesmas, dan sebagainya.

Kehadiran Palapa Ring, memberikan harapan bagi masyarakat dan Pemerintah Daerah Kab. Kepulauan Sangihe untuk dapat menggunakan internet cepat dalam memacu pertumbuhan ekonomi daerah.

“Atas nama Bupati Kep. Sangihe, mengucapkan terima kasih, serta menyambut baik mimpi indah yaitu mendapatkan Palapa Ring. Harapannya dengan Palapa Ring dapat memperlancar akses telekomunikasi di Kep. Sangihe," ucap Kadis Kominfo Kab. Kepulauan Sangihe.

Adanya Palapa Ring Tengah menciptakan pemerataan akses internet serta memudahkan akses informasi, ekonomi kreatif, kesehatan, transaksi digital (e-commerce), biaya internet yang lebih terjangkau sekaligus kemudahan lain pada semua aspek kehidupan. (ASW/HUMAS BAKTI)

(0) Komentar

Tinggalkan Balasan


Instagram

Gedung Menara Merdeka, Lt.9, Jalan Budi Kemuliaan 1 No.2, RT.2/RW.3, Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10110
(021)31927516
1 500 876 (USO)


2018 all Rights Reserved Terms of use and Privacy Policy