Informasi

Informasi

PENCAPAIAN PEMBANGUNAN BTS OLEH BP3TI

Pencapaian Pembangunan BTS oleh BP3TI

Tugas utama BP3TI adalah membangun akses telekomunikasi di wilayah yang tidak dilirik secara bisnis oleh operator swasta dan BUMN. Sesuai sila ke lima Pancasila, negara harus hadir dan memberikan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia disegala bidang. Pemerataan akses telekomunikasi hingga Indonesia bebas blankspot menjadi penting untuk segera direalisasikan.

Tugas tersebut dapat tercapai, salah satunya adalah dengan membangun base tranciever station (BTS). Sesuai rencana strategis Kemenkominfo 2015-2019, hingga 24 Januari 2018 BPPPTI sebagai pelaksana program Universal Service Obligation (USO), BPPPTI telah membangun 662 BTS di seluruh Indonesia.

Sebaran BTS BAKTI tersebut adalah sebagai berikut :

  1. Sumatera : 36 BTS
  2. Kalimantan : 159 BTS
  3. Sulawesi : 7 BTS
  4. Bali & Nusa Tenggara : 90 BTS
  5. Maluku : 185 BTS
  6. Papua : 185 BTS

Tugas BPPPTI belum paripurna. Letak geografis dan kontur wilayah Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau, bergunung-gunung, serta bercuaca ekstrim menjadi tantangan tersendiri bagi BPPPTI dalam membangun infrastruktur telekomunikasi di wilayah 3T dan perbatasan. Masih banyak wilayah blankspot yang harus dientaskan. Sinergi pemerintah pusat dan daerah serta operator swasta dan BUMN akan mempercepat akselerasi pengentasan wilayah blankspot di Indonesia. Maka, keadilan dalam bidang telekomunikasi bukan lagi ide dan harap yang utopis.

Bakti BPPPTI untuk Negeri.


(0) Komentar

Tinggalkan Balasan


Instagram @bp3tikominfo
Wisma Kodel Lt.6 - Jalan H.R. Rasuna Said Kav B4, Jakarta- Selatan 12920
(021)31927516
1 500 876 (USO)


2018 all Rights Reserved Terms of use and Privacy Policy